Deskripsi:
You love someone at the first sight and that person's shadow still teasing you, made you be dumb!
~ Park Chan Yeol.
No matter how hard you try but you never forget your first love
~ Park Soo Young.
You love someone but you can't say that such a fool, you still save that person in your heart secretly
~ Yook Sung Jae
***
Kisah cinta di musim semi antara tiga insan manusia.
Park Chan Yeol, 24 tahun, seorang idola papan atas dengan banyak fans yang tergila-gila padanya, tapi herannya dia justru tergila-gila pada Soo Young.
Park Soo Young, 20 tahun, seorang yeoja chaebol yang kembali ke Seoul dengan tujuan utama ingin membalas dendam pada mantan pacarnya, Sung Jae.
Yook Sung Jae, 21 tahun, mantan kekasih Soo Young dan cinta pertama Soo Young.
Bagaimanakah kisah cinta mereka bertiga?
©Kim Ara, Agustus 2015
~ Park Chan Yeol.
No matter how hard you try but you never forget your first love
~ Park Soo Young.
You love someone but you can't say that such a fool, you still save that person in your heart secretly
~ Yook Sung Jae
***
Kisah cinta di musim semi antara tiga insan manusia.
Park Chan Yeol, 24 tahun, seorang idola papan atas dengan banyak fans yang tergila-gila padanya, tapi herannya dia justru tergila-gila pada Soo Young.
Park Soo Young, 20 tahun, seorang yeoja chaebol yang kembali ke Seoul dengan tujuan utama ingin membalas dendam pada mantan pacarnya, Sung Jae.
Yook Sung Jae, 21 tahun, mantan kekasih Soo Young dan cinta pertama Soo Young.
Bagaimanakah kisah cinta mereka bertiga?
©Kim Ara, Agustus 2015
Chapter 1
Playlist Beautiful by EXO
"Every
girl is pretty. Every women is beauty. Beauty inside and outside is a
lady. A true lady act like a women and wearing a dress like a boss "
***
Author's POV
Park Soo Young, yeoja
chaebol yang sangat cantik bak bidadari dari kahyangan, dengan tubuh bak
model membuatnya terlihat sangat sexy dihadapan para namja. Siapa namja
yang bisa mendustai kecantikkan yang dimilikinya? Bentuk wajahnya oval,
hidungnya kecil nan tinggi, bibirnya kecil berwarna merah muda, garis
pipinya masih jelas terlihat merah merona jelas saja karena dia seorang
yeoja yang baru menginjak umur 20 tahun ini. Kecantikkannya semakin
dilengkapi dengan rambut panjang bergelombang yang menjadi mahkotanya.
Apakah dia menjalani plastic surgery
mengingat dia adalah chaebol? Ani! Dia tidak menjalani hal semacam itu,
meski hal itu masih menjadi trending di Korea Selatan. Kecantikkan yang
dia peroleh adalah dari hasil kerja kerasnya. Kerja keras? Ya, dia
melakukannya demi membalas dendam untuk mantan pacarnya, Yook Sung Jae.
~
Flashback on
At Seoul Senior High School.
Park Soo Young,
yeoja lugu berkacamata bulat tebal yang terpasang dimatanya berjalan
dengan riang sambil melompat kecil meski berat badannya overweight dan
sering dipanggil dongdongie, tapi dia tidak peduli, karena hari ini
tanggal jadian ke-100 bagi Soo Young dan Sung Jae, dan dia tahu Sung Jae
mencintainya apa adanya dia, jadi dia berencana memberikan kado pada
Sung Jae untuk merayakan hari bahagia mereka.
"Aku
tidak mencintainya! Apakah kau puas?!" teriak suara cowok diujung
koridor kelas. Suara yang sangat dikenal Soo Young membuat Soo Young
terpaku didinding mendengarnya.
Andwae,
Yook Sung Jae.. Kau tidak boleh melakukan ini padaku. Eotteoke? Sung
Jae-ya.. isak tangis Soo Young dalam hati mendengar kata-kata Sung Jae.
"Dia yeoja cengeng! Lugu! Bodoh! Culun! Jelek! Dwenya?!" teriak Yook Sung Jae. Kali ini suaranya lebih terdengar penuh dengan emosi yang meluap-luap.
Setelah kejadian hari itu, Soo Young pindah sekolah dari Seoul ke Los Angels dan menamatkan senior high school disana.
Flashback off
~
Setelah menamatkan
sekolahnya disana, Soo Young tidak ingin kembali lagi ke Korea tapi
karena appa-nya sakit keras, dan dia sebagai penerus Daehan grup dari
garis appa-nya harus segera pulang untuk mengisi kekosongan sementara
sampai appa-nya sembuh.
Di Starbucks yang berada
dipusat kota Seoul, Soo Young sedang duduk menikmati minumannya. Dia
duduk dipojokkan tapi sama sekali tidak membuat mata para namja berhenti
menatapnya. Beberapa pasang kekasih bahkan sudah saling bertengkar
karena mata namja chingu mereka tengah menatap Soo Young terpesona akan
kecantikkannya.
Soo Young tampil cantik dalam dress
biru langit yang dia kenakkan hari ini. Matanya menatap keluar jendela,
melihat orang-orang yang berlalu-lalang dijalan, bunyi bising kendaraan
roda empat yang memadati, ataupun kendaraan roda dua yang hanya bisa
dihitung dengan jari, yang berjalan menyusuri jalanan luas kota Seoul
yang bebas dari kemacetan.
"Soo Youngie.. Sudah lama kau menunggu?" tanya Lee Yoo Bi, "Mianhae eonni ada pekerjaan di kantor," sambungnya.
"Gwaenchanha eonni, aku
juga baru tiba 15 menit yang lalu," jawab Soo Young sambil meletakkan
minuman diatas meja bulat didepannya.
"Eoh geurae.. Ah
chamsiman," Yoobi memberi tanda isyarat pada Soo Young untuk menunggu
dia memesan minuman dulu. Soo Young mengangguk, mengerti.
Berselang beberapa menit kemudian Lee Yoo Bi datang dengan membawa sepiring sandwich dan sekotak minuman chocolate.
"Kamu tak makan?" tanya Yoobi.
Soo Young terkekeh sambil menggeleng.
"Ya bagaimana bisa kau masih diet?" timpal Yoobi, "Aigoo..."
Soo Young kembali tersenyum dan melanjutkan meminum minumannya.
"Kau masih ingin balas dendam pada namja brengsek yang membuatmu menangis setiap malam itu?"
Pertanyaan Lee Yoo Bi
membuat Soo Young menghentikan aktivitasnya. Dia tertunduk sejenak
sebelum mengangkat kepalanya dan senyum menatap Yoobi yang sedang
memakan sandwich.
"Geunyang.. Geumgeumhae. Bagaimana perasaannya saat melihat perubahan drastisku."
Lee Yoo Bi menghela napas, "Heol.. Kau tahu, eonni pikir itu tandanya kau masih cinta padanya."
Cinta? tanya Soo Young dalam hati.
Melihat ekspresi wajah Soo Young yang mengernyitkan dahi, Yoobi memahami apa yang dipikirkan Soo Young.
"Hmm.. Soo Youngie,
eonni lahir lebih duluan kamu dan eonni tahu perasaan ini. Terkadang
kamu ingin membalas dendam keseseorang karena kau masih mencintainya,"
kata Lee Yoo Bi seperti seorang pakar cinta saja, dia menerangkan
menggunakan gerakan tangannya dan bahasa tubuhnya.
"Aniyo, aku tidak mencintainya namja brengsek itu lagi. Aku hanya ingin-"
Belum sempat Soo Young menyelesaikan kata-katanya, Lee Yoo Bi sudah menempatkan sebuah sandwich dimulut Soo Young yang membuatnya tidak bisa melanjutkan kata-katanya.
"Ah dwesseo! Aigoo.. Meokgeo. Tubuhmu sudah sangat kurus," kata Yoobi.
Mm.. mm.. terdengar suara ocehan Soo Young saat mulutnya penuh terisi sebelum sempat mengerluarkan sandwich yang menempel dimulutnya. Hal itu membuat Yoobi tersenyum lebar.
Soo Young menuruti kata-kata Yoobi dan mulai sedikit mencicipi sandwich
ditangannya. Lee Yoo Bi tersenyum puas penuh kemenangan karena akhirnya
yeoja yang sangat keras kepala ini masih mau mendengarnya.
Lee Yoo Bi, sebenarnya
adalah kakak sepupu Park Soo Young sekaligus sahabat dekatnya.
Bersekolah di sekolah yang sama dengan Soo Young sebelum dia pindah. Lee
Yoo Bi adalah sunbaenim di sekolah Soo Young yang lama, dua tingkat
diatas Soo Young.
"Eonni, kau berhasil
kuliah di Oxford hanya dalam 2 tahun, tapi kau kembali ke Seoul dan
hanya bekerja di perusahaan kecil? Kenapa kau tidak bekerja di perusahan
kita saja?"
Lee Yoo Bi tersenyum lebar, "Aigoo.. Yeo dongsaeng-ku geumgeumhaeji?"
"Em.."
"Eonni hanya ingin mulai
dari bawah. Kau tahu bukan kita adalah keluarga besar, punya banyak
sepupu. Geureudo, eonni tak ingin bersaing dengan kalian," tutur Lee Yoo
Bi sambil terus memakan sandwich yang tak mampu Soo Young habiskan.
"Eoh?"
"Lagian bukankah sudah
jelas? Halabeoji sangat menyayangimu. Tentu saja seluruh aset akan
berada ditanganmu sebagai pewaris setelah appa-mu," lanjut Yoobi.
Soo Young hanya terdiam.
Sebenarnya dia sendiri tak enak hati untuk mengobrol soal pewaris lebih
jauh karena dia merasa tak enak hati pada Yoobi eonni atau sepupunya
yang lain.
"Mm, it delicious. Sepertinya aku akan tambah," Yoobi mengangkat tangannya memanggil pelayan.
"Biar aku saja yang pesan eonni," Soo Young berdiri dan berjalan menuju tempat pemesanan.
"Ah padahal kita bisa memanggil pelayan saja,"
Sooo Young hanya tersenyum dan meneruskan langkahnya menuju tempat pemesanan.
***
Chanyeol's POV
Aku
bosan duduk dalam dorm tanpa ada aktivitas. Aku mengajak Kai berjalan,
dia setuju. Kami lalu menyamar dan menggunakan mobil milik Gong hyung,
manajer kami. Kami pergi tanpa sepengetahuan dia. Ini sudah masuk musim
semi jadi kami menyamar menggunakan pakaian yang cocok untuk musim semi.
Aku dan Kai sama-sama menggunakan baju berwarna hitam dengan asesoris
seperti topi dan syal membungkus leher kami berwarna senada, hanya saja
kami menambahnya dengan masker penutup mulut tidak sama, milikku hitam
dan Kai putih. Kai membawa mobil melaju ketempat yang ingin kami
datangi.
"Kai-ya sepertinya disitu masih sepi. Kita singgah disitu saja," kataku. Kai menuruti dan memarkirkan mobil yang dikendarainya.
Kami
masuk kedalam. Benar saja hanya beberapa orang saja didalamnya.
Sepertinya banyak orang sedang berjalan menikmati bunga Cherry blossom
yang sedang mekar, ini waktu yang tepat bukan? Keberuntungan bagi kami
juga, semoga tak ada yang mengenali kami.
"Eoseo eseyo," sapa pelayan dimeja pemesanan pada kami sambil menundukkan kepala. Kami membalas sapaannya dengan menunduk.
Deg.. Deg.. Deg.. Apakah kalian percaya jatuh cinta pada pandangan pertama? I'm in love at the first sight.
Yeoja berambut panjang itu berjalan melewati kami. Wajah kami sempat
saling memandang dan dia melewatiku sambil tersenyum. Pamer senyumkah?
Aku menyubit lengan Kai yang kupikir dia pasti tak memperhatikan yeoja itu karena matanya asyik melihat menu list yang terpajang didinding atas tempat pemesanan.
Who is she? Oh my God, girl you are beautiful, you got me just by your smile, gumamku dalam hati.
Kai
yang merasa sakit saat kuberi dia cubitan memandangku dengan tatapan
kesal. Tapi aku tak mempedulikannya. Aku terus melihat punggung yeoja
cantik itu berjalan dan akhirnya duduk dipojokkan bersama seorang yeoja
lain.
"Ayo kita duduk disana!" seruku pelan sambil menarik lengan Kai yang telah selesai memesan.
Aku
berjalan dan mencari tempat duduk disamping meja yeoja itu. Aku duduk
diposisi yang bisa membuatku melihat wajahnya, sedangkan Kai duduk
membelakangi mereka. Yeoja itu tak memperhatikan kedatangan kami. Dia
sedang sibuk meminum minuman yang dia baru pesan dan memandang keluar.
Aku tak tahu apa yang dia pandang dan dia pikirkan. Aku hanya tahu saat
ini aku jatuh cinta padanya. Aku terus memperhatikannya diam-diam.
Biasanya fans yang akan memperhatikanku diam-diam tapi hari ini untuk
pertama kalinya aku memperhatikan seorang yeoja, wajahnya cantik. Memang
banyak yeoja cantik di Seoul, ralat di dunia. Tapi entah mengapa
wajahnya begitu menarik hatiku.
"Hyung
ayo makan lebih cepat dan pergi dari sini. Beberapa orang mulai
memperhatikan kita," kata Kai pelan, tapi ternyata suaranya Kai membuat
yeoja itu memalingkan kepalanya menoleh kearah kami.
Aku salah tingkah saat sepasang mata kami saling bertemu.
"Ooo!" aku memakan makanan kami.
to be continued..
***
words:
-. yeoja = cewek
-. chaebol = kaya, konglomerat
-. namja = cowok
-. ani, aniyo = tidak
-. andwae = tidak boleh, jangan
-. eotteoke = bagaimana, bagaimana bisa
-. dwenya = puas?
-. appa = ayah, papa
-. namja chingu = pacar cowok
-. mianhae = maaf
-. eonni = panggilan cewek untuk cewek lebih tua darinya
-. gwaenchanha = tak apa
-. geurae = oh begitu, oh baiklah
-. chamsiman = tunggu sebentar, sebentar ya
-. aigoo = sigh!/whew!/ oops!
-. geunyang = hanya saja, hanya
-. geumgeumhae = penasaran; geumgeumhaeji = ingin tahukah?
-. heol = what the../OMG; digunakan ketika shock
-. dwesseo = lupakanlah
-. meokgeo = makan, makanlah
-. yeo dongsaeng = adik perempuan
-. geureudo = dan, dan juga
-. eoh? = huh?
-. halabeoji = panggilan untuk kakek dari pihak ayah
-. hyung = panggilan cowok untuk cowok lebih tua darinya
-. eoseo oseyo = sapaan selamat datang
-. yeoja = cewek
-. chaebol = kaya, konglomerat
-. namja = cowok
-. ani, aniyo = tidak
-. andwae = tidak boleh, jangan
-. eotteoke = bagaimana, bagaimana bisa
-. dwenya = puas?
-. appa = ayah, papa
-. namja chingu = pacar cowok
-. mianhae = maaf
-. eonni = panggilan cewek untuk cewek lebih tua darinya
-. gwaenchanha = tak apa
-. geurae = oh begitu, oh baiklah
-. chamsiman = tunggu sebentar, sebentar ya
-. aigoo = sigh!/whew!/ oops!
-. geunyang = hanya saja, hanya
-. geumgeumhae = penasaran; geumgeumhaeji = ingin tahukah?
-. heol = what the../OMG; digunakan ketika shock
-. dwesseo = lupakanlah
-. meokgeo = makan, makanlah
-. yeo dongsaeng = adik perempuan
-. geureudo = dan, dan juga
-. eoh? = huh?
-. halabeoji = panggilan untuk kakek dari pihak ayah
-. hyung = panggilan cowok untuk cowok lebih tua darinya
-. eoseo oseyo = sapaan selamat datang


Tidak ada komentar:
Posting Komentar